Welcome, visitor! [ Register | LoginRSS Feed











About HornerMorin28

Description

Perang Saudara Menyambut Pesta Demokrasi
Indonesia adalah Negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil yang disatukan oleh selat dan laut. tentu saja bukan hal yang mudah untuk memimpin Negara kita tercinta yang besar ini. Presiden Jokowi dan pihak oposisi, Prabowo yakni dua capres yang mencalonkan diri pada pemilu 2019. Memasuki pilpres beberapa bulan lagi, informasi pilpres terbaru menjadi incaran banyak masyarakat yang kritis akan apa yang terjadi di pemerintahan.

Negara besar seperti Indonesia yang memiliki banyak warga Negara, memerlukan pemimpin yang dapat mengayomi semua lapisan masyarakat. Oposisi hanya pemimpin yang berpihak pada kalangan tertentu mengingat Indonesia adalah Negara yang terwujud sebab bermacam-macam perbedaan di dalamnya. Itulah mengapa seluruh rakyat Indonesia tentu saja benar-benar ingin pemimpin yang akan memimpin Indonesia ke depannya lebih bagus dari pemimpin-pemimpin sebelumnya. Bisa membawa Indonesia menjadi lebih bagus dari sebelumnya dan sedikit menyejahterakan rakyatnya.

Info pilpres terupdate selalu update seputar apa yang dikerjakan oleh kedua capres pada pilpres nanti sebab memang dikala ini yakni musim kampanye. Sayangnya, ada banyak info yang kurang mengenakan mengenai kedua kubu capres pada pilpres nanti. Ada banyak bentrokan yang terjadi dan pertikaian hal yang demikian bahkan lebih ideal disebut dengan pertarungan dingin antara kedua belah calon presiden. Terlebih pendukung fanatik salah satu partai yang menyukai menjelek-jelekkan pihak oposisi.


Menjelang pesta demokrasi semestinya masyarakat bisa dengan bebas memilih calon presiden yang menurut mereka bisa memimpin Indonesia dengan bagus. Sayangnya, pertikaian lebih mendominasi di kedua belah pihak. Mungkin hal tersebut dikarenakan cuma ada dua capres yang mencalonkan diri sehingga persaingan lebih kelihatan. Tidak sedikit info yang menceritakan pertengkaran dan perseteruan kedua penyokong yang saling menjelek-jelekkan di media sosial.

Pesta demokrasi yang usai menjadi perang antar saudara tentu saja bukan hal yang patut terjadi. Mendorong jagoan capres kita sendiri memang tak dilarang, melainkan jangan hingga menjelek-jelekkan pihak lain. Terutama hingga usai pada perang dingin dan saling melempar ejekan jelek. Info pilpres semacam demikian tentu tidak hanya dinikmati oleh rakyat Indonesia, tetapi juga dapat dinikmati oleh masyarakat dunia.

Ads / Latest items listed

Sorry, no listings were found.